PONTIANAK, Kalbar – Dalam rangka mencegah praktek pungutan liar di wilayah hukum Polsek Polsek Pontianak Barat, Bhabinkamtibmas sosialisasikan stop pungli kepada masyarakat. Jum'at (12/11/2021).

PONTIANAK, Kalbar – Dalam rangka mencegah praktek pungutan liar di wilayah hukum Polsek Polsek Pontianak Barat, Bhabinkamtibmas sosialisasikan stop pungli kepada masyarakat. Jum'at (12/11/2021).

Kapolsek Pontianak Barat AKP Muslimin, S.H., melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Beliung Aipda Andi Rahadian, S.E., mengatakan, kegiatan sosialisasi tentang Saber Pungli berupa penyuluhan ini dilakukan secara langsung kepada masyarakat Kelurahan Sungai Beliung.

Dengan membentangkan spanduk yang bertuliskan "Wujudkan Kota Pontianak Bebas dari Pungli" Ada pungli Laporkan, demikian bunyi spanduk yang dibawa oleh Bahbinkamtibmas untuk disosialisasikan kepada masyarakat.

Mengingatkan masyarakat di Kelurahan Pal Lima untuk dapat memahami bahwa pungutan liar tidak dibenarkan dan ada sanksi hukum bagi yang memberi maupun bagi yang menerima. ujar Andi.

“Pengawasan dapat dilakukan oleh semua lapisan masyarakat dan dapat melaporkan kepada Satgas Saber Pungli apabila ada menemukan tindakan Pungli,” tutupnya. [HRY]…



 

Postingan populer dari blog ini

*Sambut Hari Bhayangkara Ke-76 Polres Ketapang Gelar Vaksinasi Massal di Polsek Benua Kayong*Ketapang - Polsek Benua Kayong merupakan jajaran Polres Ketapang Polda Kalbar, Tak mengenal waktu, layanan kegiatan Optimalisasi Akselerasi Vaksinasi massal Covid-19 di Kota Ketapang sejauh ini terus berlanjut. Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-76 Polsek Benua Kayong bersama Nakes Puskesmas Tuan- tuan adakan Vaksinasi Massal di halaman mako Polsek Benua Kayong pada. Jum’at (17/06/2022).

Polres Sintang gelar turnamen futsal dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun ke-76 Bhayangkara.

Seorang pria yang diduga pengedar sabu antar provinsi berinisial ARM alias R ditangkap petugas Sat Narkoba Polresta Pontianak. Polisi menyita 1030,89 gram (kurang lebih 1 kilogram) sabu sebagai barang bukti dari tangan para pelaku.